Senin, 06 Juni 2016

5 Tips jitu keluar dari musik independent

Musisi yang memilih jalur independent atau indie di Indonesia sangatlah banyak, ada banyak alasan mengapa mereka lebih memilih jalur indie dibanding label salah satunya agar tidak terjebak aturan label yang mengekang dan kadang merugikan musisi. Namun, lambat laun banyak juga musisi yang kurang kerasan di dunia musik indie terutama karena membutuhka banyak dana hingga mereka sangat ingin masuk industri musik label.

Tapi sebagian besar musisi indie yang pernah melakukannya gagal dipertengahan jalan, sebabnya ada banyak mulai dari ketidaksiapan menghadapi label sampai pasar yang begitu kecil. So, kalau kamu sudah berada didalam musik indie dan ingin mencapai label pikirkan dulu masak-masak tentang hal apa saja yang dibutuhkan. Karena memasuki ranah label bukan saja melibatkan kegiatan beli keyboard atau gitar baru melainkan juga mental baru.

Yang belum punya strategi keluar dari musik indie namun bersikukuh bergabung dengan industri musik label coba praktikan tips sederhana dibawah ini:

Pertama, menolak promosi gaya lama
Yah, untuk menjaring fans besar gaya lamamu harus dibuang ganti dengan gaya unik dan menarik. Misalnya, promosi dengan menyebar pamflet mulai diganti dengan membuat video trailer di youtube. Buat ciri khas dalam pakaian yang kalian kenakan, hal ini bisa membuat orang-orang terus mengingatmu

Kedua, berpikir tentang bisnis
Ya, label berbeda dengan indie, saat bergabung dengan industri musik label kamu harus sadar betul bahwa karya-karyamu adalah bisnis, so kamu tidak lagi bisa bebas berkarya sesuai selera sendiri karena yang menjadi acuan adalah selera mayoritas penonton. Intinya, bersiap-siaplah kehilangan kebebasan musikmu

Ketiga, cari kontak
Setelah kamu memahami konsekoensi bergabung dengan label, mulailah mencari kontak yang bisa mengantarkanmu ke industri musik label, jangan mengandalkan email label atau berkirim demo album lewat pos. Ada banyak orang dan band melakukan hal yang sama, so kesempatan para perusaahaan membuka demo albummu mungkin hanya 1 persen. Lebih efektif jika kamu mendekati sosok yang cukup berpengaruh dalam label dan membuka jalan lewat orang tersebut

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar